Mengintip Kisah di Balik Kenikmatan Kopi Robusta dari Kendari

Kopi merupakan komoditas utama dari Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara. Tanaman kopi bahkan menjadi sektor perkebunan terluas yang dimanfaatkan oleh masyarakat kota ini. Kini, kenikmatan kopi robusta dari Kendari tidak hanya dipasarkan di dalam negeri saja, tetapi juga mencapai pasar internasional dan dinikmati di berbagai belahan dunia.

Sekilas tentang Kopi Robusta

biji kopi robusta

Ilustrasi.

Robusta (Coffea conephora) merupakan jenis tanaman kopi yang pertama kali ditemukan di dataran Afrika. Namanya diambil dari kata robust yang dalam bahasa Inggris berarti kuat. Hal ini sesuai dengan rasa kopi robusta yang cenderung lebih kuat dan pahit jika dibandingan dengan jenis kopi lainnya.

Kopi robusta menempati urutan kedua sebagai jenis kopi yang paling banyak diproduksi dan dikonsumsi di dunia. Umumnya, biji kopi robusta digunakan sebagai bahan campuran kopi racikan dan kopi siap saji. Biji kopi ini juga kerap diolah menjadi minuman kopi yang dipadukan dengan susu, seperti café latte, cappuccino, dan macchiato.

Sejarah dan Perkembangan Kopi Robusta di Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadi produsen kopi robusta terbesar di dunia. Didatangkan langsung dari wilayah asalnya, Afrika, kopi robusta mulai dibudidayakan di Indonesia pada awal abad ke-20. Sebelumnya, Indonesia yang pada saat itu masih menjadi wilayah penjajahan Belanda mengembangkan kopi Arabika. Perkebunan kopi dipusatkan di beberapa daerah di Pulau Jawa dan Sumatra.

Sayangnya, pada tahun 1878, hampir seluruh perkebunan kopi Arabika di Jawa serta Sumatra gagal panen dan musnah akibat serangan hama Hemileia Vasatrix. Karena penyakit ini, jenis kopi yang ditanam kemudian diganti menjadi kopi liberika. Namun, jenis kopi tersebut ternyata tidak bertahan lama saat ditanam di dataran rendah.

Pemerintah Hindia-Belanda pun mendatangkan langsung bibit kopi robusta dari Afrika untuk dikembangkan di Indonesia. Jenis biji kopi ini ternyata lebih kuat dan tahan lama saat menghadapi berbagai serangan hama maupun pergantian musim. Oleh karena itu, kopi robusta menjadi komoditas yang terus dikembangkan hingga saat ini.

Keunggulan Kopi Robusta Kendari

kopi robusta dari kendari

Ilustrasi

Dari kilasan sejarah perkembangan kopi di Indonesia, dapat disimpulkan bahwa kopi robusta merupakan tanaman kopi yang memiliki ketahanan lebih besar dibandingkan jenis kopi lainnya. Hal ini menjadi salah satu keunggulan kopi robusta.

Dari soal rasa, kopi robusta Kendari memiliki cita rasa unik yang sedikit berbeda dari kopi robusta yang dibudidayakan di wilayah lain. Pada umumnya, kopi robusta memang memiliki rasa yang lebih pahit, kuat, dan sedikit asam daripada kopi arabika maupun liberika. Namun, kopi yang ditanam di Kendari memiliki aroma yang lebih harum dan sensasi rasa yang lebih alami.

Perkebunan kopi yang berdampingan dengan lahan yang ditanami berbagai jenis rempah juga membuat jenis kopi ini kian terasa unik. Selain itu, karena kopi robusta memiliki kandungan kafein dan chlorgenic acid yang lebih banyak, kopi jenis ini juga dapat bermanfaat untuk kesehatan.

Khasiat Kopi Robusta Kendari

Kopi robusta Kendari tidak hanya terkenal karena kenikmatan cita rasanya. Jenis kopi ini juga dipercaya memiliki sejumlah khasiat untuk kesehatan Anda. Berikut adalah beberapa di antaranya.

Mengurangi kadar kolesterol

Kopi robusta mengandung antioksidan yang mampu mengurangi kadar kolesterol jahat, dan sebaliknya, meningkatkan jumlah kolesterol baik di dalam tubuh. Selain itu, robusta juga dapat mengurangi risiko peradangan yang menimbulkan serangan jantung.

Menutrisi otak

Kandungan chlorgenic acid yang lebih banyak dimiliki kopi robusta bermanfaat meningkatkan nutrisi dalam otak. Nutrisi otak yang terjaga dengan baik sangat membantu dalam mempertajam daya ingat. Kopi robusta juga bermanfaat untuk meringankan stres karena aromanya yang harum dan cenderung tajam.

Mencegah diabetes

Asam klorogenic yang terkandung dalam kafein juga mampu mencegah penyakit diabetes. Di dalam tubuh, asam ini bekerja melawan insulin, yakni hormon pengendali gula darah yang bisa menimbulkan gejala diabetes.

Mengurangi risiko Alzheimer

Alzheimer adalah penyakit saraf yang muncul pada usia lanjut. Penyakit yang menyerang saraf dalam otak ini ternyata dapat dicegah dengan mengonsumsi kopi robusta dalam kadar yang masih terbilang aman dan tidak berlebihan. Kandungan kafein dalam kopi robusta memiliki kemampuan untuk mencegah kerusakan sel saraf secara bertahap.

Selain sejumlah khasiat kesehatan yang telah disebutkan di atas, kopi robusta juga memiliki kandungan gula dan lemak yang lebih rendah. Dengan begitu, kopi ini lebih aman dikonsumsi dalam porsi harian.

Pengembangan Perkebunan Kopi oleh Masyarakat Kendari

Masyarakat Kendari menjadikan sektor perkebunan tanaman kopi sebagai salah satu mata pencaharian utama. Pada tahun 2016, luas perkebunan yang telah dikembangkan adalah 127 hektare dari target lahan potensial yang luasnya mencapai 210 hektare. Dengan diatur oleh Dinas Pertanian dan Kehutanan Kendari, pengolahan lahan diserahkan kepada kelompok tani yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Tercatat sebanyak kurang lebih 860 warga tergabung dalam kelompok-kelompok tani yang mengolah perkebunan tanaman kopi. Keikutsertaan masyarakat Kendari tersebut menciptakan hasil yang cukup menguntungkan. Angka produktivitas tanaman kopi yang dihasilkan dapat mencapai puluhan ton per tahun, dengan perhitungan 818 kilogram per hektare.

Demikian ulasan mengenai kopi robusta dari Kendari yang menjadi salah satu komoditas kebanggaan Indonesia. Karena termasuk sebagai kekayaan budaya lokal, khususnya yang berasal dari wilayah Sulawesi Tenggara, sudah sepatutnya kita turut mendukung produksi dan pengembangan kopi khas dalam negeri ini.

Apakah Anda termasuk penggemar kopi robusta? Bila ya, jangan lupa untuk berbagi artikel ini kepada teman-teman media sosial Anda. Selamat beraktivitas!

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.

Theme developed by TouchSize - Premium WordPress Themes and Websites