10 Makanan Khas Palangkaraya Terenak untuk Dicicipi

Palangkaraya adalah kota yang memiliki populasi campuran Dayak, Banjar, Jawa, dan Tionghoa. Hal ini menjadikan kuliner Palangkaraya sangat kaya akan berbagai pengaruh. Jika Anda berkunjung ke Palangkaraya, jangan lupa mencicipi berbagai hidangan kaya rasa, mulai dari yang ringan hingga berat dan mengenyangkan.

Berikut 10 makanan khas yang bisa Anda coba di berbagai pusat kuliner Palangkaraya.

Lemang

Lemang Palangkaraya

Gambar: Makanan Oleh-Oleh. Lemang Khas Palangkaraya.

Lemang adalah makanan Melayu yang terkenal ke berbagai penjuru Kalimantan, termasuk Palangkaraya. Makanan ini terbuat dari beras ketan yang dibungkus daun kelapa, kemudian dimasukkan ke dalam liang-liang bambu dan dipakar. Hasilnya adalah gulungan ketan putih yang empuk dan wangi. Anda bisa memakannya dengan selai manis seperti sarikaya, atau bersama makanan yang gurih seperti gulai dan sambal.

Hintalu Karuang

View this post on Instagram

Repost from @agussasiranganbjm ・・・ Kalau di Jawa dikenal dengan nama Bubur candil. Nah kalau di Banjarmasin lebih dikenal dengan sebutan Hintalu karuang. Mungkin banyak dari teman-teman belum tau resepnya. Ini saya share ya 😉 . HINTALU KARUANG Bahan : 250 gram Tepung ketan putih 1 sdm Air kapur sirih 1/2 sdt Garam 200 ml Air . Bahan Kuah : 150 gram Gula merah 50 gram Gula pasir 1 lembar Daun pandan 1/2 sdt Garam 400 ml Air 200 ml Santan kental 1 sdm Tepung beras . Cara Membuat : 1. Campur tepung ketan, air kapur sirih dan garam, aduk rata. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil di aduk rata hingga adonan kalis dan dapat di bentuk. Bentuk adonan bulat kecil, lakukan hingga adonan habis. Sisihkan 2. Campur semua bahan kuah (kecuali santan kental dan tepung beras), didihkan. Masukan semua bulatan adonan, masak hingga mengapung. Terakhir tambahkan santan kental dan tepung beras yang sudah di campur dengan 3 sdm air. Masak sebentar. Angkat dan sajikan. . . Selamat mencoba #hintalukaruang #kulinerkalsel #visitkalsel

A post shared by Visit Kalsel (@visitkalsel) on

Hintalu karuang adalah versi Palangkaraya untuk “kolak biji salak” di Pulau Jawa. Makanan ini terdiri dari bola-bola kecil yang terbuat dari tepung ketan, direndam di kuah santan bercampur gula merah. Rasanya adalah paduan antara manis serta gurih, dengan sensasi kenyal unik dari bola tepung ketan. Hintalu karuang biasanya disajikan hangat-hangat, dan cocok untuk sarapan atau kudapan sore.

Juhu umbut rotan

Juhu Umbut Rotan

Gambar: Kumparan. Juhu Umbut Rotan.

Juhu umbut rotan adalah hidangan sayur yang bahan utamanya adalah ujung rotan muda. Makanan ini populer di Kalimantan Tengah karena mudahnya menemukan rotan sebagai bahan baku. Juru masak harus bekerja ekstra untuk membersihkan kotoran serta duri-duri dari rotan. Ujung rotan tersebut kemudian dimasak dengan banyak rempah sehingga rasanya lebih lezat.

Juhu umbut rotan biasanya dimasak dalam kuah santan, tetapi ada juga yang menggunakan kuah bening. Sayuran ini biasanya dimasak atau dihidangkan bersama ikan sungai dan nasi putih.

Kalumpe atau Karuang

View this post on Instagram

KARUANG Karuang atau biasa disebut juga dengan Kalumpe merupakan sayuran khas Kalimantan Tengah. Kuliner suku Dayak ini dibuat dari daun singkong yang ditumbuk halus dan dicampur dengan terong kecil. Lebih nikmat lagi jika disajikan dengan ikan asin dan sambal terasi pedas. Yuk kenali masakan Nusantara yang sangat beragam ini Sahabat! Bahan 1 : 200 g daun singkong cuci bersih tumbuk kasar 250 g talas potong dadu, rendam dengan air garam agar getahnya hilang 8 buah cabe rawit merah 700 ml santan encer 1 ½ sdt garam Bahan 2 : 5 buah bawang merah, dirajang 3 siung bawang putih, dirajang 4 cm lengkuas, dirajang 1 batang sereh ambil putihnya, dirajang 1 sdt Ladaku Merica Bubuk ¼ sdt Desaku Kunyit Bubuk 1 sdt gula Bahan 3 : (sambal) 3 buah cabe keriting goreng 8 buah cabe rawit merah goreng 1 buah tomat goreng 1 sdt terasi bakar 1 sdt garam ½ sdt gula Bahan 4 : 4 buah terung bulat kecil (terung gelatik), potong kecil-kecil 200 gr ikan asin digoreng kering Cara Membuat : 1. Rebus semua bahan 1 dan bahan 2 dengan api kecil selama 20-25 menit hingga harum dan talasnya matang. 2. Masukkan terung gelatiknya lalu aduk rata kemudian angkat dan sisihkan. 3. Haluskan bahan 3 (sambal). 4. Letakkan ikan asin di atas piring hidang lalu siram dengan karuang kemudian beri sambal terasi. 5. Hidangkan panas-panas. Cek proses membuatnya di youtube channel Rasa Sayange Official. #resep #masakan #inforesep #resepmasakan #semuaresep #recipe #recipeoftheday #RasaSayange #kuliner #Indonesia #masakanIndonesia #kulinerNusantara #karuang #kalumpe #Dayak #KalimantanTengah #Kalteng #food #foodie #foodstagram #foodphotography #foodpic #delicious #tasty #instafood #mnctv

A post shared by Rasa Sayange (@rasasayange) on

Sekilas, kalumpe mirip dengan sayur daun singkong biasa; tampilannya didominasi kuah santan serta warna hijau. Akan tetapi, daun singkong pada kalumpe ditumbuk sampai halus, sehingga Anda bisa dengan mudah memakannya menggunakan sendok. Kalumpe mirip dengan hidangan sayur tumbuk di Sumatra Utara.

Selain daun singkong, kalumpe biasanya juga mengandung terung pipit (terung kecil). Sayur ini biasanya disajikan dengan ikan teri atau sepat kering, kacang tanah, nasi putih, dan sambal terasi.

Gulai keladi (Juhu Kujang)

View this post on Instagram

Juhu kujang adalah masakan khas Kalimantan Tengah yg berbahan dasar keladi. Keladi adalah tanaman berjenis terna yg daunnya lebar dan berumbi yg banyak hidup di alam liar. Tanaman keladi telah lama digunakan oleh masyarakat untuk obat-obatan herbal serta bahan membuat masakan tertentu, seperti juhu kujang. Selain keladi, juhu kujang juga mengandung bahan tambahan seperti ikan yg sudah tercampur dengan bumbu-bumbu, santan kelapa, dan daun nangka muda yg dipotong kecil-kecil. Bahan-Bahan : • 500 gr keladi ( kupas batang dan umbinya, dipotong dan dibelah lalu dicuci bersih dan rendam dengan air garam) • 1/2 ruas kunyit • 1/4 ruas jahe • 1/2 ruas lengkuas • 1 batang sereh • 1 ikat bawang kucai (potong panjang) • 3 butur kemiri sangrai • 3 siung bawang merah • 2 siung bawang putih • 1/4 sdt penyedap rasa • 1/ sdt merica • Garam • 1/2 sdt bubuk kaldu • 3 buah terong asam (kupas dan diiris bulat) • 100 gr jamur putih • 1 1/4 gelas santan kental • 2 sdm air asam jawa • 10 buah cabe rawit • 1 mangkuk kecil kanjat (belah jadi 2) • 1 mankuk orca (jagung belanda) • 1 magkuk kecil daun katuk • 5 buah belimbing wuluh (potong) • 100 gr labu kuning (dikupas dan dipotong) • ikan asin telang Cara Membuat : • Haluskan bumbu seperti: merica,garam,vetsin,bubuk kaldu,lengkuas,jahe,kunyit,kemiri,bawang merah dan bawang putih. • Cuci keladi dan direbus sampai matang dan empuk, Cuci bersih kembali dan Tiriskan. • Tumis bumbu halus,masukkan keladi,daun katuk,belimbing wuluh, kucai,serai,daun salam,labu kuning,jagung belanda,terong asam,jamur,kanjat dan terong asam, serta cabe rawit. • Masukkan santan kental, 150 ml air dan 2 sdm air asam jawa. • Masukkan ikan asin telang goreng. • Masak hingga kuah mendidih dan matang. . . . Follow @limaukuit untuk update informasi lainnya seputar kesehatan, kecantikan, kuliner, event, tempat menarik, kuis berhadiah dan sebagainya di Kalimantan Selatan. #limaukuit #kalimantan #like #follow #kuliner #kulinerindonesia #kuekhasindonesia #kulinerkalimantan #makananindonesia budaya-indonesia.org #kalteng #juhukujang #makanankhaskalteng #kulinerkalteng

A post shared by LIMAU KUIT (@limaukuit) on

Juhu kujang adalah makanan Palangkaraya berupa sayur yang berbahan utama keladi. Kuahnya terdiri dari beragam rempah seperti kunyit, cabai, laos, lengkuas, dan bawang. Keladinya harus diproses secara khusus agar tidak menimbulkan gatal-gatal saat dimakan. Makanan ini sudah mulai langka, namun masih bisa ditemukan di kedai sederhana atau restoran yang menyajikan menu lokal.

Sayur juhu kujang biasanya dicampur bersama sedikit bahan lain seperti daun nangka muda. Potongan ikan sungai terkadang juga dimasukkan ke dalam kuah. Sayur ini juga bisa dihidangkan sebagai pendamping ikan bakar.

Kue Getas

View this post on Instagram

🍥🍥🍥 Kue Getas . By @ms.hesti – . Bahan-bahan : 125 gram tepung ketan putih  50 gram tepung beras  150 gram kelapa parut kasar  3/4 sendok teh garam  125 ml santan dari 1/2 butir kelapa  minyak untuk menggoreng Bahan Besta: 75 gram gula pasir  35 ml air 1/2 sendok teh garam Cara Pengolahan : 1.Aduk rata tepung ketan putih, tepung beras, kelapa parut, dan garam. Tuang santan sedikit – sedikit. Aduk rata. Bentuk bulat pipih. 2. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan dengan api sedang sampai matang. 3.Besta: rebus gula pasir, garam dan air  sambil diaduk sampai berambut dan kental. Masukkan kue. Aduk rata. Matikan api. Aduk terus sampai kering. . Tips : 1.Agar besta warnanya bisa putih, buat bestanya pakai api kecil dan aduk terus sampai kental dan berambut baru masukkan getasnya. Aduk2 dan matikan api, nanti gula akan mengkristal dengan sendirinya. 2. Buat ukuran getasnya jangan terlalu besar ya, supaya cepat matang sampai ke dalam2 juga, kalau terlalu besar dan kelamaan di goreng, hati2 getasnya bisa meletup. .. #kuegetas #shareresep #sharefood #yummy #delicious #tasty #food #foodie #foodies #foodlover #foodlovers #instafood #instafoodie #instafoodies #instadessert #instacake #instaeat #foodstagram #foodiegram #cakestagram #foodofinstagram #heresmyfood #foodforlife #foodstyle #foodtime #foodgasm #foodheaven #igfood

A post shared by Ijo_Food (@ijo_food) on

Kue getas adalah kue ketan yang digoreng dan ditaburi gula di bagian luarnya. Rasanya manis dan sedikit gurih, dengan bagian luar yang renyah dan bagian dalam legit. Kue getas dulunya dibuat sebagai makanan alternatif saat musim paceklik melanda. Kini, kue getas lebih dikenal sebagai kudapan yang cocok dinikmati bersama teh atau kopi. Kue getas juga banyak tersedia di pasar tradisional, sehingga bisa Anda makan sebagai sarapan.

Keripik Kelakai

Kripik Kelakai

Gambar: Indonesia Kaya. Keripik Kelakai Salah Satu Kuliner Khas Nusantara.

Keripik kelakai adalah kudapan yang terbuat dari tanaman hutan bernama sama. Suku Dayak di Kalimantan Tengah banyak menggunakan daun kelakai sebagai bahan obat tradisional. Daun yang masih muda biasanya juga dimasak sebagai keripik, yaitu dengan cara menjemur dan membungkusnya dengan adonan tepung sebelum menggorengnya. Hasilnya adalah keripik unik yang gurih dengan manfaat kesehatan.

Daun kelakai segar biasanya dijual di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Kapuas. Akan tetapi, keripik kelakai sudah umum dijumpai di toko oleh-oleh dan kios UKM di Palangkaraya.

Ikan Sungai Bakar

Patin Bakar

Gambar: Resep Kita Nusantara. Ikan Patin Bakar Ynag Menggiurkan Selera.

Ikan dari sungai-sungai di Kalimantan terkenal dengan ukurannya. Saat berkunjung ke Palangkaraya, Anda bisa mencari kedai atau restoran yang menjual ikan sungai bakar, seperti patin, baung, saluang, dan lais. Ikan-ikan ini berdaging lembut (ciri khas ikan sungai) dan banyak di antaranya berukuran sangat besar. Penyajiannya sama seperti ikan bakar lain, yaitu dengan nasi, sambal, lalapan, dan sayuran di dalam mangkuk.

Terung Mapui

Terong Mapui

Gambar: Sumber Kuliner. Terong Mapui Sebagai Makanan Pelengkap.

Terung mapui adalah hidangan terung yang sering dijadikan pendamping ikan bakar, walau menu ini juga enak dinikmati tanpa tambahan apapun (kecuali nasi). Terung mapui terdiri dari terung besar yang dibelah serta dibakar hingga lembut. Selama dibakar, terung diolesi bumbu yang terbuat dari terasi, serai, dan cabai rawit. Hasilnya adalah hidangan terung unik dengan rasa cukup kaya.

Wadi

Gambar: Kalteng.go.id. Jajaran Wadi yang Dijual dan Siap Untuk Dimasak.

Wadi bisa dibilang merupakan makanan “ekstrem” dari Kalimantan Tengah, murni karena metode pembuatannya. Walau bahan wadi bisa berasal dari ikan sungai mana saja, tetapi proses pembuatannya semua sama. Ikan dibersihkan lalu direndam air garam selama 10 jam. Ikan ini kemudian dibalur bumbu rempah dan didiamkan selama 5 hari di tempat tertutup.

Ikan yang terfermentasi bisa tahan selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Aroma serta cita rasanya cukup kuat, sehingga tidak semua orang biasa memakannya.

Selain semua makanan di atas, Anda juga bisa menemukan kedai atau restoran yang dikelola pendatang. Hal ini membuat kuliner Palangkaraya lebih ramai dengan sajian kuliner Padang, Medan, Jawa, hingga Tionghoa. Makanan khas Palangkaraya tidak hanya enak, tetapi juga mencerminkan daya tarik dan ciri khas kota ini.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.

Theme developed by TouchSize - Premium WordPress Themes and Websites